Profile Desa

A.          GAMBARAN UMUM DESA.

1.       Kondisi Geografis.

Secara  geografis Desa Bendung, Kecamatan Tanara Kabupaten Serang, dilihat dari beberapa aspek tinjauan meliputi :
1.       Iklim :
·         Curah hujan                              :169 Mm.
·         Jumlah bulan hujan                  : 3 Bulan.
·         Suhu rata-rata  harian               : 27,31 C.
·         Tinggi tempat                             : 30 mdl.
·         Bentang Wilayah Bendung         : Datar

2.       Tipologi :
 
·  Ya/tidak
·  Ya/tidak
·  Ya/tidak
·  Ya/tidak
·  Ya/tidak
·             Desa kepulauan.
·             Desa Persawahan
·             Desa Sekitar Perkebunan.
·             Desa terisolir.
·             Desa dekat perbatasan dengan Kabupaten lain.


3.      Orbitasi :
·  Ya/tidak.
·  5 Km.
·  ¼jam.
·  tidak ada
·  40 Km.
·  1½jam
·  Tidak Ada
·         Berada di Ibu Kota Kecamatan.   
·         Jarak ke Ibu Kota Kecamatan.
·         Lama tempuh ke Ibu Kota Kecamatan.
·         Kendaraan umum ke Ibu Kota Kecamatan.
·         Jarak ke Ibu Kota Kabupaten .
·         Lama tempuh ke Ibu Kota Kabupaten.
·         Kendaraan umum ke Ibu Kota Kabupaten

4.       Batas Desa :
·        Sebelah Utara                   : Desa Sukamanah Kecamatan Tanara
·        Sebelah Timur                   : Desa Lempuyang Kecamatan Tanara
·        Sebelah Selatan                : Desa Kedung Kecamatan Gunung Kaler
·        Sebelah Barat                   : Desa Kedaung Kecamatan Mekar Baru

5.       Luas wilayah Desa Bendung :

Luas wilayah Desa Bendung adalah : 150 Ha, terdiri dari berbagai jenis tanah yang meliputi  :
1.   Tanah Sawah                       :  50        Ha
2.   Tanah kering                        :  20        Ha
3.   Tanah Basah                        :   5         Ha
4.   Tanah Perkebunan dan         :  10        Ha
5.   Tanah Hutan                        :  15        Ha



2.       Gambaran Umum Demografis.

Dalam pelaksanaan pembangunan jumlah penduduk dapat sebagai penentu arah kebijakan kegiatan desa, mengingat bahwa  aset desa ini  memiliki peran ganda sebagai subyek  maupun obyek kegiatan. Struktur Penduduk berdasarkan Kelompok Umur, Jenis Kelamin dan Penyebaran pada Wilayah Bendung sebagai berikut :

A.       POTENSI SUMBER DAYA MANUSIA (SDM):
1.       UMUR.
NO
KELOMPOK UMUR
JUMLAH/ORANG
1.
  0 – 12  Bulan
150  orang
2.
  1 –   5  Tahun
595  orang
3.
  6 – 16  Tahun
826  orang
4.
17 – 35  Tahun
1595  orang
5.
36 – 45  Tahun
1041  orang
6.
46 – 55  Tahun
1003  orang
7.
56 – 58  Tahun
373  orang
8.
59 Tahun keatas
352  orang

2.       JUMLAH  :
1.   Jumlah Jiwa                         :  5.780 orang.
2.   Jumlah Laki-laki                   :  2.848 orang.
3.   Jumlah Perempuan               :  2.932 orang.
4.   Jumlah Kepala Keluarga        :  1.034 KK.
3.         MUTASI PENDUDUK :
·      Datang                                   :    21  orang.
·      Pindah                                   :    15  orang.
·      Lahir                                      :  101 orang.
·      Meninggal                              :    27 orang.
Perubahan jumlah penduduk dapat dilihat dari adanya proses perubahan sebagaimana tersebut pada angka 3, dan kondisi tersebut dikarenakan :
·      Datang, berasal dari luar Desa, Kecamatan dan Kota / Kabupaten
·      Karena ikut suami / istri dan bekerja
·      Pindah  tempat tinggal ke luar Desa, Kecamatan dan Kota / Kabupaten
·      Karena ikut suami / istri dan bekerja
·      Meninggal Dunia disebabkan karena :
ü  Usia            :     6 orang.
ü  Penyakit      :   12 orang.
ü  Kecelakaan  :     2  orang.

4.       PENDIDIKAN:
Tingkat pendidikan masyarakat dari tahun ke tahun terus berkembang kejenjang lebih tinggi, dengan hasil Capaian dalam tahun 2016, yang lulus dari jenjang tingkatan pendidikan sebagai berikut :
Pendidikan Terakhir :
1.      Pra Sekolah                               :      77        orang
2.      Tidak Tamat SD/Sederajat         :      95        orang
3.           Tamat SD/sederajat                 :    324        orang.
4.           SLTP                                       :  1031        orang.
5.           SLTA                                       :    995        orang.
6.           D1                                          :                   orang.
7.           D2                                          :         3        orang.
8.           D3                                          :                   orang.
9.           S1                                           :       19       orang.
10.       S2                                           :         2       orang.
11.    S3                                           :     -           orang.

5.       PENYEBARAN PENDUDUK:
Penyebaran penduduk Desa Bendung tersebar pada wilayah Bendung masing-masing dusun  sebagaimana tersebut pada tabel:

RW / DUSUN
JUMLAH PENDUDUK
JUMLAH KK
LAKI-LAKI
PEREMPUAN
RW 01
702
668
253
RW 02
751
725
325
RW 03
550
682
230
RW 04
845
857
226
Jumlah
2.875
3.065
1.034







3.   Kondisi Ekonomi

A.   POTENSI UNGGULAN DESA

1.  PERTANIAN
Komoditi sektor pertanian yang berupa Tanaman padi, merupakan usaha produktif masyarakat, dan  memberikan sumber pendapatan pemiliknya dan masyarakat desa pada umumnya. Kepemilikan Tanaman padi seluas 125 Ha, dengan hasil rata-rata per ha-nya Rp. 2.250.000,- Pemasaran hasil Pertanian tidaklah menjadi kesulitan mengingat bahwa kebutuhan pasar lokal  menjanjikan disamping diluar desa/kota.

2.    PETERNAKAN
Sektor peternakan dengan beberapa jenis populasi ternak misalnya Sapi, Kerbau, Ayam, Bebek, Kambing dan lain-lainnya, juga menjadi komoditi unggulan desa, dan kondisi lingkungan sangat mendukung prospek  kedepan desa  maupun  pemiliknya, secara terperinci dapat  kami  sampaikan sebagai berikut :

Jenis Ternak
Jumlah
/ ekor
Perkembangan
/Th
Produksi/
bln/thn
Sapi
 ekor
Kerbau
24 ekor
3
35,000,000,-
Ayam
3.624 ekor
992
98,800,000,-
Bebek
1.563 ekor
883
31,260,000,-
Kuda
 ekor
Kambing
326 ekor
50
60,000,000,-
Burung Puyuh
 ekor

3.     PERIKANAN
Sektor Perikanan merupakan kegiatan sampingan yang  dimiliki oleh Rumah Tangga berupa empang/ kolam, tingkat kepentingan usaha perikanan ini  sebagai konsumsi keluarga  maupun dijual sebagai tambahan penghasilan, latar belakang usaha ini adalah  memanfaatkan tanah dan lingkungan sekitar rumah kosong dan memanfaatkan waktu luang. Gambaran produktifitas dari usaha ini sebagai berikut :

Luas Lahan
Jenis ikan
Produksi
Produksi / bln/tahun (Rp)
Modal awal
Nilai Jual









4.     INDUSTRI
Sektor industri yang dimaksudkan adalah Industri Rumah tangga dengan  berbagai  jenis  kegiatan yang dikelola oleh Ibu Rumah Tangga (IRT) dan /atau Kelompok dan usaha ini telah  berkembang sejak dahulu dan membudaya dimasyarakat, hal ini didukung kebutuhan pasar  cukup menjajikan, sebagai gambaran pendapatan yang diperoleh oleh pengrajin sbb :


Jenis Industri RT
Biaya
Ket
Total Nilai produksi 
(Rp)
Bahan Baku (Rp)
Bahan penolong
 (Rp)
Industri Kerajinan
-
Industri Pertukangan
-
Industri Pangan
-
Industri
-


B.  PERTUMBUHAN  EKONOMI

Sesuai dengan kondisi desa yang merupakan daerah agraris maka struktur ekonominya lebih dominan kepada Sektor Pertanian, disamping sektor–sektor lainnya baik berupa jasa industri, perkebunan, peternakan, pertukangan dan lain-lainnya. Tingkat Pertumbuhan sektor lainya diluar sektor unggulan/dominan, sangat  memungkinkan berkembang apabila adanya pemerhatian yang lebih dari pemerintah dengan membuka jalur  pemasaran serta pembinaan dan bantuan permodalan.
VISI DAN MISI DESA  

A.          Visi dan Misi

  Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan yang diinginkan dengan melihat potensi dan kebutuhan desa. Penyusunan Visi Desa Bendung ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif, melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan di Desa Bendung seperti pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, lembaga masyarakat desa dan masyarakat desa pada umumnya. Pertimbangan kondisi eksternal di desa seperti satuan kerja wilayah pembangunan di kecamatan.
Selain penyusunan visi juga telah ditetapkan misi-misi yang memuat sesuatu pernyataan yang harus dilaksanakan oleh desa agar tercapainya visi desa tersebut. Visi berada di atas misi. Pernyataan visi kemudian dijabarkan ke dalam misi agar dapat di operasionalkan/dikerjakan. Sebagaimana penyusunan visi, misipun dalam penyusunannya menggunakan pendekatan partisipatif dan pertimbangan potensi dan kebutuhan Desa Bendung
                Visi Desa
Setelah mendapat masukan dari seluruh pemangku kepentingan yang ada di desa, maka visi Desa Bendung adalah :

Meningkatkan Kwalitas Sarana dan Prasarana Menuju Desa Bendung yang Maju, Serta Terwujudnya Masyarakat Sejahtera dan Mandiri”
Misi Desa
Untuk mencapai tujuan dari Visi di atas maka disusunlah Misi sebagai langkah-langkah penjabaran dari visi tersebut di atas sebagai berikut :
1.  Meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan masyarakat melalui pengelolaan pertanian intensifikasi yang maju, unggul dan ramah lingkungan menuju Desa Sejahtera dan Mandiri;
2.  Menyelenggarakan Pemerintahan Desa yang partisipatif, akuntabel, transparan, dinamis dan kreatif kualitas dan kuantitas kegiatan keagamaan
3.  Meningkatkan kualitas dan kuantitas kegiatan keagamaan ;
4.  Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia melalui pembangunan sektor pertanian, pendidikan, kesehatan, kebudayaan, kependudukan dan ketenagakerjaan ;
5.  Meningkatkan produksi pertanian dan perkebunan masyarakat melalui pengelolaan pertanian intensifikasi yang maju, unggul dan ramah lingkungan menuju Desa Sejahtera dan Mandiri;
6.  Meningkatkan infrastruktur desa melalui peningkatan prasarana jalan,  energi listrik, pengelolaan sumber daya air, pengelolaan lingkungan, penataan ruang dan perumahan.
7.  Menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan perekonomian perdesaan.
Menyusun regulasi desa dan menata dokumen-dokumen yang menjadi kewajiban desa sebagai payung hukum pembangunan desa.